Di sebuah aula yang dipenuhi aroma dupa dan denting gamelan lembut, Senin siang itu Yayasan Bambu Indonesia kembali mencuri perhatian.
Bukan hanya karena Abah Jatnika—pendiri yayasan sekaligus maestro bambu—yang menjadi magnet para pegiat budaya, tetapi juga karena dua tokoh penting negara datang menyematkan predikat baru: pelopor Indonesia Sehat Sejahtera Bersinar.
Acara Trainer of Trainer Senam Budaya Indonesia, yang digagas langsung oleh Prof. Dr. Jantika Nanggamiharja alias Abah Jatnika, menjadi ruang temu antara budaya, kesehatan masyarakat, dan kampanye antinarkoba.
Ketua Yayasan Penggerak Indonesia Bersinar (YPIB), Dik Dik Kusnadi, Bc.Ip, S.Sos., M.M., hadir memberi dukungan penuh.
“Gerakan seperti ini sangat membantu pemerintah, khususnya BNN, dalam mengatasi Indonesia darurat narkotika menuju Indonesia Sehat Sejahtera Bersinar,” ujar Dik Dik dalam sambutannya.
Mantan pegawai BNN pusat ini menilai sinergi antara budaya lokal dan kampanye Bersinar (Bersih dari Narkoba) sebagai pendekatan yang lebih membumi dan menyentuh lapisan masyarakat.
Acara ini dibuka oleh Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto.
Sejumlah pejabat tampak hadir: Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Sekda Jawa Barat Herman Suratman, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, mantan Bupati Bogor Ade Yasin, serta sejumlah tokoh kedinasan.
Kolaborasi lintas lembaga ini menunjukkan bahwa pencegahan narkotika kini bergerak melalui jalur yang lebih kreatif—menggandeng kesenian, kebudayaan, hingga kerajinan bambu.
Komjen Suyudi mengaku sempat terkejut mengetahui sejarah panjang relasi YPIB dan Yayasan Bambu Indonesia.
“Saya kaget setelah tahu bahwa Pa Dik Dik sudah menjadikan Abah Jatnika sebagai Pelopor Bersinar ketika menjabat Kepala BNN Kota Jakarta Selatan,” katanya.
Bagi Suyudi, senam budaya dan kerajinan bambu bukan sekadar kegiatan seni, melainkan instrumen soft power yang dapat menumbuhkan ketahanan sosial terhadap narkotika.
Kolaborasi itu pun telah diformalkan sejak September 2025, menjadikan Senam Kebudayaan Indonesia dan budaya bambu sebagai bagian dari strategi pencegahan narkoba berbasis komunitas.
